Peran Internet di Era Modern

Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 sudah di depan mata. Menu rut data KPU, ada 186 juta lebih pemilih yang sudah terdaf- tar. Calon Presiden dan Wakil Presiden maupun calon ang gota legislatif akan berusaha merebut hati para pemilih ter— sebut. Berbagai media digunakan untuk mencapai tujuan itu.

Politik (dengan) televisi

Franklin Delano Roosevelt adalah Presiden ke-32 Amerika Serikat (AS) yang empat kali berturut-turut terpilih menjadi presiden sejak tahun 1932. Ada yang beranggapan, jika televisi sudah populer di tahun 1930-an (siaran televisi komersial baru ada di AS tahun 1948), belum tentu ia bisa memenangi pemilu. Apalagi kalau rakyat AS mengetahui bahwa Roosevelt lumpuh akibat polio. Salah satu faktor penting untuk bisa meraih banyak suara dalam pemilu adalah name recognition atau popularitas sang calon. Dalam konteks Indonesia yang jaringan telekomunikasinya masih belum merata, salah satu cara untuk menjamin tingginya popularitas adalah sering muncul di televisi.

Siapa yang paling sering muncul di televisi? Tentu saja artis, terutama artis sinetron. Bagi capres ataupun caleg yang modalnya kuat atau banyak mendapat sumbangan dari para pendukungnya, beriklan di televisi tentu menjadi pilihan utama. Sebab, televisi merupakan media yang merasuk ke pelosok-pelosok. Namun, ada jalan lebih mudah dan relatif murah untuk partai politik, yaitu memasang artis sinetron yang tidak punya pengalaman politik tapi sudah mengantongi jam tayang tinggi di televisi, sebagai caleg. Tingkat pendidikan yang tidak merata serta ketidakpedulian masyarakat terhadap politik membuat praktik seperti ini efektif. Selain cara tersebut, jalan lain yang kerap ditempuh adalah memperbanyak relasi dengan wartawan dan rajin menyuapi mereka dengan pernyataan kontroversial. Cara yang terakhir merupakan sebuah simbiosis mutualisme, karena wartawan yang malas bisa mendapatkan sesuatu untuk diberitakan, sementara sang narasumber semakin terkenal ke berbagai pelosok Indonesia walaupun hal yang dinyatakannya belum tentu benar.

Fenomena baru

Ada fenomena baru yang saya lihat seiring dengan makin populernya Internet di Indonesia, yaitu memanfaatkan media online dan jejaring sosial. Berbagai cara tersedia, mulai dari membuat account Twitter, sampai cara yang membutuhkan modal seperti membuat iklan layanan masyarakat secara profesional untuk ditayangkan di YouTube. Seberapa efektifkah strategi itu? Pengguna Internet di Indonesia yang mencapai 60 juta tidak bisa dipandang sebelah mata. Jadi, bisa dimaklumi kalau para caleg dan capres merambah Internet untuk menggapai kepopuleran. Setidaknya, dengan menggunakan Internet, sepak terjang dan tulisan mereka terekam untuk selamanya di media digital. Sehingga para pemilih mudah untuk menilai apakah mereka layak dipilih dan lebih mudah pula untuk menagih janji-janji mereka.

Internet Sebagai Media Hiburan dan Game

Sosmed dan gaming merupakan aktifitas biasa generasi milenial. Nah aplikasi sosmed populer diantaranya adalah instagram, facebook, twitter, sedangkan aplikasi gaming populer adalah game ppsspp, game hd offline apk + Obb.